Bantu Geomembran untuk Petani Garam

SAMPANG – Untuk meningkatkan kualitas dan produksi garam, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan meminta para petani menggunakan geomembran. Ini adalah material kedap air yang tahan korosi dan panas tinggi hingga puluhan tahun.

”Saya pengin semua petani garam bisa memanfaatkan fasilitas geomembran,” kata Dahlan saat berdialog dengan petani garam di Desa/Kecamatan Pangarengan, Sampang, Madura, kemarin (21/7).

Dahlan berjanji memberikan bantuan pengadaan geomembran kepada seribu petani garam miskin di Madura. Bantuan tersebut merupakan pinjaman lunak tanpa bunga. Hal itu adalah langkah untuk memberdayakan petani garam. Dengan penggunaan geomembran, diharapkan hasil produksi garam lebih bagus.

”Bantuan pinjaman itu bisa dibayar menggunakan rupiah, dolar, atau dibayar dengan hasil produksi garam. Tidak apa-apa, yang penting petani bisa menggunakan fasilitas geomembran. Tapi, jangan lupa, itu hanya pinjaman. Maka harus dibayar, walaupun mencicil,” papar Dahlan.

Para petani mengusulkan angsuran pembayaran modal tersebut hingga tujuh tahun. Namun, Dahlan menyepakati bisa diangsur hingga lima tahun. ”Selama ini hanya tambak milik PT Garam yang menggunakan geomembran. Saat ini sudah selayaknya petani garam diberdayakan dengan bantuan modal geomembran. Pasti hasilnya lebih menguntungkan. Sebab, irit biaya dan tenaga juga,” tutur Dahlan.

Direktur Produksi PT Garam Zainal Alif membenarkan bahwa pemakaian geomembran bakal meningkatkan produksi garam. Selain itu, kualitasnya lebih baik. ”Dalam jangka waktu 20 hari sudah bisa dipanen,” katanya. Sedangkan bila menggunakan sistem manual yang konvensional, waktu produksi mencapai 70 hari.

Wakil Bupati Sampang Fadhilah Budiono menyambut gembira terobosan yang diberikan Dahlan untuk petani garam di Madura. Fadhilah menyampaikan, sudah lama kebijakan garam belum berpihak kepada petani. Walaupun produksinya tinggi, harganya sering anjlok.

About the author: ALTAquaTech.@

Leave a Reply

Your email address will not be published.